Disdik Kalteng Dorong Koperasi Sekolah sebagai Pilar Transparansi Pendidikan

Palangka Raya, potretborneo.comDinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) melaksanakan rapat koordinasi daring pada Sabtu (17/1/2026) yang diikuti lebih dari 400 peserta, terdiri dari Pengawas Pembina serta Kepala SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) se-Kalimantan Tengah.

Rapat tersebut membahas persiapan penguatan koperasi sekolah, teaching factory, hingga Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan tata kelola satuan pendidikan yang lebih transparan dan akuntabel.

Plt. Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan bahwa penguatan koperasi sekolah merupakan gagasan strategis yang telah dirumuskan sejak tahun 2025 sebagai solusi jangka panjang.

“Koperasi sekolah kami dorong sebagai instrumen yang terstruktur, transparan, dan bisa diawasi bersama. Ini bagian dari upaya mitigasi terhadap potensi kerawanan pengelolaan sekolah,” ujar Muhammad Reza Prabowo.

Ia mengakui masih terdapat sekolah yang belum memiliki koperasi, namun Disdik Kalteng menargetkan percepatan pembentukan di seluruh satuan pendidikan pada tahun 2026.

Reza menekankan bahwa koperasi tidak boleh sekadar formalitas, melainkan wajib memiliki rekening khusus di Bank Kalteng yang terpisah dari rekening sekolah guna menjamin tertib administrasi.

Selain itu, koperasi sekolah juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi siswa dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan gotong royong.(zah/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *