Evaluasi Kuota Kuliah Gratis Kalteng, Pemprov Hitung Rasio Lulusan dan Penerima Bantuan

Palangka Raya, potretborneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kuliah gratis agar kebijakan yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, usai Festival Olahraga dan Seni SMA/SMK se-Kalteng di SMAN 3 Palangka Raya, Senin (15/12/2025).

Reza menyampaikan, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kuota kuliah gratis dari 10.000 menjadi 15.000 penerima. Namun peningkatan tersebut tidak dilakukan secara tergesa-gesa, melainkan melalui perhitungan yang matang.

Menurutnya, Gubernur terlebih dahulu melihat jumlah lulusan setiap tahun, kondisi demografi usia sekolah, serta rasio penerima bantuan pendidikan di Kalimantan Tengah. Data tersebut menjadi dasar dalam menentukan kuota yang ideal untuk tahun berikutnya.

“Contohnya, dari kuota 10.000 yang kita buka, yang terisi baru sekitar 3.060. Ini tentu menjadi bahan evaluasi agar ke depan kebijakan ini lebih tepat sasaran,” ujar Reza.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin kebijakan pendidikan gratis hanya terlihat besar dari sisi angka, namun tidak efektif dalam implementasinya. Karena itu, evaluasi kuota menjadi langkah penting sebelum menentukan kebijakan lanjutan pada 2026.

Lebih lanjut, Reza menekankan bahwa kebijakan Gubernur selalu berpihak pada masyarakat tidak mampu, khususnya anak-anak di daerah pedalaman yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan.

Dengan evaluasi berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat, Pemprov Kalteng berharap program kuliah gratis dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah.(ana/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *