Mahiang, Guru SMK dari Lamandau yang Kenalkan Tari Manasai ke Eropa

Polandia – Suasana haru dan bangga menyelimuti panggung EuroWeek – School of Leaders di Polandia. Dari ribuan kilometer jauhnya, Mahiang, guru SMK Negeri 2 Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, menari dengan gemulai membawa pesan kebersamaan lewat Tari Manasai — warisan budaya Dayak Kalimantan Tengah.

Gerak lembut nan bersemangat itu tak sekadar tarian, melainkan simbol persaudaraan dan gotong royong masyarakat Kalimantan Tengah. Melalui penampilannya, Mahiang berhasil memikat para pelajar Polandia yang turut ikut menari, merasakan hangatnya semangat Huma Betang.

“Kami sangat bangga bisa memperkenalkan budaya Kalimantan Tengah di Eropa. Lewat Tari Manasai, saya ingin menunjukkan bahwa masyarakat kita menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan keramahan,” ujarnya dengan senyum bangga, Senin (6/10/2025).

Keterlibatannya dalam program EuroWeek tak hanya mengharumkan nama sekolah dan daerah, tapi juga menjadi bentuk nyata diplomasi budaya. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab Lamandau, Dinas Pendidikan Kalteng, Balai Bahasa, serta APPBIPA Kalteng.

Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo, Kepala SMKN 2 Nanga Bulik Toto Subagio, dan Bank Kalteng Lamandau atas perhatian dan dukungan yang diberikan.

Bagi Mahiang, Tari Manasai bukan sekadar pertunjukan, melainkan jembatan yang menyatukan perbedaan. “Saya ingin anak-anak muda di seluruh dunia tahu, budaya kita mengajarkan cinta damai dan kebersamaan,” ucapnya.

Langkah kecil dari seorang guru ini menjadi bukti bahwa seni dan pendidikan bisa berjalan seiring — membangun kebanggaan lokal di panggung global.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *