Kadisdik Kalteng Apresiasi Hibah Lahan untuk SMKN 1 Parenggean, Sebut Jadi Kunci Percepat Pemerataan Pendidikan

Palangka Raya, potretborneo.comKepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo memberikan apresiasi tinggi atas dukungan Pemerintah Desa Karang Tunggal dan masyarakat yang menghibahkan lahan untuk pembangunan SMKN 1 Parenggean.

Dokumen hibah lahan tersebut diserahkan oleh Kepala Desa Karang Tunggal Arifin Iskandar kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan diterima langsung oleh Muhammad Reza Prabowo di ruang kerjanya, Rabu (22/7/2026).

Menurut Reza, dukungan masyarakat melalui hibah lahan tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat hadirnya layanan pendidikan kejuruan di wilayah Parenggean dan sekitarnya. Kehadiran sekolah baru diharapkan mampu mendekatkan akses pendidikan kepada masyarakat sekaligus membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan vokasi.

Reza menilai dukungan dari Pemerintah Desa Karang Tunggal merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan pendidikan. Bahkan, ia menyebut pembangunan SMKN 1 Parenggean tidak terlepas dari peran masyarakat yang ikut menyediakan kebutuhan dasar bagi pembangunan sekolah.

“Tanpa dukungan dari Bapak Kepala Desa, mungkin SMKN 1 ini tidak akan ada. Jadi saya ucapkan apresiasi dan penghargaan kepada Bapak Kepala Desa Karang Tunggal dan seluruh masyarakat Karang Tunggal,” ujar Reza.

Ia menegaskan bahwa pembangunan SMKN 1 Parenggean diharapkan menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperluas pemerataan layanan pendidikan di Kalimantan Tengah. Sekolah kejuruan tersebut nantinya dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar untuk mendapatkan pendidikan yang lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggal.

Reza juga menyampaikan bahwa pembangunan SMKN 1 Parenggean merupakan bagian dari komitmen Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dalam mendukung program pendidikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Mudah-mudahan pembangunan SMKN 1 Parenggean yang dibangun oleh Bapak Gubernur dan Bapak Presiden benar-benar dapat mendekatkan pelayanan pendidikan kepada masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar Desa Karang Tunggal,” tambahnya.

Bagi Disdik Kalteng, pemerataan pendidikan tidak hanya berarti menambah jumlah sekolah, tetapi juga memastikan masyarakat di berbagai wilayah memiliki akses terhadap pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan. Dalam konteks tersebut, kehadiran sekolah kejuruan di Parenggean diharapkan mampu memberikan pilihan pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda.

Pendidikan vokasi juga memiliki peran strategis dalam menyiapkan peserta didik agar memiliki keterampilan dan kompetensi yang dapat menjadi bekal menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Karena itu, Muhammad Reza Prabowo menilai kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan pembangunan pendidikan. Hibah lahan dari Desa Karang Tunggal menjadi salah satu contoh bahwa masyarakat dapat mengambil peran langsung dalam mempercepat hadirnya fasilitas pendidikan.

Menurutnya, dukungan tersebut sekaligus menunjukkan adanya semangat gotong royong dalam membangun masa depan generasi muda. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan layanan pendidikan hingga ke berbagai wilayah.

Dengan adanya dukungan lahan tersebut, SMKN 1 Parenggean diharapkan dapat segera menjadi bagian dari penguatan pendidikan vokasi di Kalimantan Tengah. Kehadirannya diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Parenggean dan sekitarnya.

Muhammad Reza Prabowo kembali menegaskan bahwa pembangunan pendidikan harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Karena itu, setiap dukungan yang diberikan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah menghadirkan layanan pendidikan yang semakin dekat, merata, dan berkualitas.

Kolaborasi melalui hibah lahan Desa Karang Tunggal tersebut akhirnya menjadi contoh nyata bahwa pemerataan pendidikan dapat diwujudkan ketika pemerintah dan masyarakat memiliki komitmen yang sama. Bagi Disdik Kalteng, dukungan itu menjadi energi untuk terus memperluas akses pendidikan dan menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi sumber daya manusia unggul bagi Kalimantan Tengah.(rah/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *