Palangka Raya, potretborneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan mengerahkan Tim Pasukan Isen Mulang untuk membantu penanggulangan karhutla di wilayah Kota Palangka Raya. Tim tersebut dilepas langsung Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran usai Apel Gelar Pasukan di Halaman Istana Isen Mulang, Senin (31/8/2026).
Pelepasan pasukan dilakukan setelah Pemprov Kalteng menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla Tahun 2026 melalui Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/230/2026. Penguatan komando penanganan juga dituangkan dalam Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/231/2026 tentang Pos Komando Penanganan Tanggap Darurat Karhutla.
Dalam pelepasan tersebut, Agustiar didampingi Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin. Pasukan Isen Mulang diarahkan untuk memperkuat tim yang telah bekerja di lapangan dalam menghadapi ancaman karhutla dan dampaknya terhadap masyarakat.
Agustiar menegaskan seluruh unsur yang terlibat harus bekerja dalam satu komando dan mengutamakan keselamatan selama menjalankan tugas. “Pastikan personel kita siap dan memahami tugas, memiliki perlengkapan dan logistik yang memadai, serta dalam koordinasi yang jelas. Pastikan mereka semua terlindungi,” kata Agustiar.
Ia juga mengingatkan seluruh petugas agar mematuhi prosedur keselamatan saat berada di lapangan. SOP dan penggunaan alat pelindung diri (APD) menjadi perhatian utama agar penanganan karhutla tidak menimbulkan risiko bagi personel.
Selain pengerahan pasukan, Pemprov Kalteng menyiapkan Pos Komando Penanganan Tanggap Darurat Karhutla sebagai pusat koordinasi. Pemerintah juga menyediakan Media Center, dapur umum, layanan oksigen, pemeriksaan kesehatan gratis serta Tenda Informasi Karhutla Isen Mulang untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Usai melepas Pasukan Isen Mulang, Gubernur menegaskan penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat, terpadu dan efektif dengan mengedepankan perlindungan masyarakat serta keselamatan petugas. “Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama TNI, Polri, BNPB dan seluruh pihak terkait berkomitmen menangani karhutla secara cepat, terpadu dan efektif,” pungkasnya.(rzh/red)
